HTML5 Powered with CSS3 / Styling, and SemanticsLevel Double-A conformance, 
          W3C WAI Web Content Accessibility Guidelines 2.0

Berita / Pengumuman Terkini

Blog PN Lubuk Pakam

Di halaman ini merupakan berita, pengumuman, relaas serta kegiatan terbaru seputar Pengadilan Negeri Lubuk Pakam

Kunjungan Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia

on Kamis, 04 Juli 2019. Posted in Memperingati Hari Kesaktian Pancasila PN Lubuk Pakam

Kunjungan Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia

 

Pada hari Kamis  tanggal, 04 Juli 2019 Pengadilan Negeri Lubuk Pakam mendapat kunjungan Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Dr. Jaja Ahmad Jayus, S.H., M.Hum. Kedatangan Ketua Komisi Yudisial diterima oleh Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Bapak, SOHE, S.H., M.H.

 

Adapun maksud dan kunjungan tersebut antara lain sebagai silaturahmi dan penyampaian informasi tentang tindakan pencegahan dalam pelayanan perkara di Pengadilan.

Bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia,    Dr. Jaja Ahmad Jayus, S.H., M.Hum. dengan dihadiri oleh Hakim, Panitera, Sekretaris, Panitera Muda, dan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Lubuk Pakam menyampaikan beberapa hal penting terkait tindakan pencegahan dalam pelayanan perkara seperti komunikasi Aparatur Pengadilan dan para pihak, baik secara langsung atau bertemu muka dan penggunaan media sosial yang berindikasi penyalahgunaan dalam tugas.

Beliau mencontohkan beberapa kasus yang menyeret hakim-hakim yang terindikasi penyalahgunaan tugas terkait pelayanan perkara seperti:

  1. Penerimaan uang dari pihak berperkara.
  2. Masih ditemukan adanya panggilan sidang yang disampaikan oleh Jurusita sehari sebelum pelaksanaan sidang.

Beliau menyampaikan Mahkamah Agung telah bekerja sama dengan UNDP melaksanakan kegiatan yudicial integrity sebagai langkah-langkah yang maju dalam pelayanan peradilan melalui program e-court dan Pelayana Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Terkait pelaksanaan kode etik hakim, beliau memberikan arahan perlunya para Hakim untuk menjaga kode etik, terutama hubungan dengan Pengacara dalam penyelesaian perkara. Beliau menjelaskan tentang prinsip etik hakim agar bekerja secara cermat dan teliti, tidak boleh copy paste dalam membuat putusan. Dalam prinsip etik profesional, seorang hakim harus memiliki wawasan yang luas. Wawasan yang luas bisa didapat dengan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, selain itu Hakim supaya rajin membaca buku-buku, yurisprudensi, dan aturan-aturan.

 

Diakhir kunjungan beliau sempat berkeliling melihat-lihat gedung pengadilan Negeri Lubuk Pakam beliau juga  berpesan agar aparat pengadilan, khususnya di Pengadilan Lubuk Pakam agar berhati-hati dalam memberikan pelayanan perkara pada masyarakat.